Hallo, i'm Desy. Welcome to My Blog! hope this help you! Please enjoy.... hajimemashite, watashi no namae wa desy desu. douzo yoroshiku!
RSS
Tampilkan postingan dengan label Religion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Religion. Tampilkan semua postingan

Al-Qur'an Sebagai Kitab Suci Umat Islam

Pengertian Al-Qur'an

Al – Qur’an menurut bahasa berarti bacaan. Menurut istilah, Al – Qur’an adalah kalam (perkataan) Allah swt. Yan diwahyukan kepada Nabi Muhammad saw. dengan perantara Malaikat Jibril.
            Al – Qur’an diturunkan secara berangsur- angsur selama 22 tahun, 2 bulan dan 22 hari. Ayat pertama yang diturunkan adalah Surah al – ‘alaq ayat 1–5 dengan arti: 

1.  Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan,
2.  Dia Telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
3.  Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah,
4.  Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam[1589],
5.  Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

            Adapun ayat terakhir diturunkan Allah awt. Kepada Nabi Muhammad saw. adalah ayat ke- 3 surah al – Ma’idah yang mempunyai arti:

Pada hari ini orang-orang kafir Telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. pada hari Ini Telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan Telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan Telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. [397]  yang dimaksud dengan hari ialah: masa, yaitu: masa haji wada', haji terakhir yang dilakukan oleh nabi Muhammad s.a.w

Cara Al-Qur'an diwahyukan


1.      Malaikat jibril menghujamkan langsung  wahyu itu kedalam hati nabi muhammad saw. Dalam hal ini, nabi tidak melihat sesuatu apapun. Atas izin allah swt, nabi merasakan bahwa wahyu itu sudah berada didalam kalbunya.
2.      Malaikat menampakkan dirinya kepada nabi muhammad saw seperti seorang laki-laki, kemudian malaikat yang telah berubah seperti seorang laki-laki tersebut mengucapkan kata-kata kepada nabi,  sehingga nabi mengetahui dan hafal benar akan kata-kata yang diucapakan
3.      Wahyu datang kepada nabi, berupa suara yang mirip dengan suara gemerincing lonceng, cara inilah yang dirasakan berat oleh nabi muhammmad saw.
4.      Malaikat menampakkan dirinya kepada nabi muhammad saw, dalam wujud aslinya, hal ini diterangkan dalam al-qur’an surah an-najm ayat 13-14 yang artinya
“dan sesungguhnya muhammad telah melihat jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di sidratil muntaha”

 Sejarah Turunnya Al-Qur'an

            Al- Qur’an untuk kali pertama diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. pada malam senin, tanggal 17 Ramadan tahun ke- 40 dari elahiran Nabi atau bertepatan pada tanggal 6 Agustus, 610 M. Wahyu yang pertama diturunkan leh Allah swt ketika beliau sedang berakhawat di Gua Hira’ yaitu surah al- ‘alaq ayat 1- 5.
            Adapun wahyu yan terakhir diturunkan oleh Allah swt. Kepada Nabi adalah surah al- Ma’idah ayat ke- 3. Ayat yang terakhir ini turun pada hari jum’at, tanggal 9 Zulhijah tahun 10 H atau bertepatan dengan tanggal 16 Maret 632 M ketika Nabi Muhammad saw. sedang melakukan wufuk di Padang Arafah dalam ibadah haji wadak.
            Kemudian, secara berangsur- angsur Allah swt.menyampaikan wahyu kepada Nabi Muhamad saw. melalui perantara Malikat Jibril, sehingga lengkap seperti yang dapat kita baca sekarang ini. Kitab suci al- qur’an terdiri dari 30 Juz, 114 surah dan 6666 ayat. Setelah al-quran ini turun, tidak ada lagi itab suci setelahnya yang diturunkan leh Allah swt.

Isi Kandungan Al- Qur’an

Pokok-pokok ajaran yang terkandung didalam al-qur’an pada dasarnya adalah sebagai petunjuk dan pedoman hidup bagi umat manusia agar memperoleh kebahagian hidup, baik didunia maupun di akhirat. Adapun pokok pokok al-qur’an adalah sebagai berikut :
a.       Ajaran yang berkenaan tentang akidah ( tauhid) yaitu, keimana kepada allah swt
b.      Ajaran yang berkenaan tentang ibadah yang mengatur pengabdian manusia sebagai seorang hamba kepada pencipta-nya, allah swt
c.       Ajaran yang berkenaan tentang akhalakak manusia dengan allah swt dan dengan sesama manusia serta makhuluk hidup yang lain
d.      Ajaran yang berkenaan tentang syariah, yaitu hkum yang  mengatur kepentingan hidup manusia
e.       Ajaran yang berkenaan tentang mauamalah, yaitu yang mengatur tata cara kehidupan masyarakat
f.        Ajaran yang berkenaan tentang janji dan ancaman
g.       Hal-hal yang berhubungan dengan sejarah umat manusia pada masa lampau

Nama-nama Lain Al-Qur’an

Al-qur’an juga memiliki beberapa nama ylain yang perlu kita ketahui. Berikut ini dikemukakan nama-nama lain dari al-qur’an sekaligus artinya masing-masing, yaitu
1.      Al furqan yang berarti pembeda antara yang benar dan yang salah
2.      Al kitab atau kitabullah yaitu, wahyu allah swt
3.      Al huda yaitu, petunjuk bagi orang yang bertakwa
4.      Al karim yaitu, bacaan yang sangat mulia
5.      Al kalam yaitu, firman atau perkataan allah swt
6.      Az-dzikr yang berarti peringatan bagi orang yang lalai atau lupa
7.      Annur, yaitu cahaya yang menerangi
8.      Asy-syifa yaitu, obat atau penyembuh
9.      Al bayinah yaitu, penjelasan


Kelebihan yang Dimiliki Al-Qur’an

Al-qur’an sebagai kitab suci umat islam mempunyai kelebihan atau keostimewaan apabila dibandingkan dengan kitab suci lainnya. Beberapa kelebihan yang dimiliki al-qur’an adalah sebagai berikiut
a.       Membenarkan kitab-kitab suci terdahulu
b.      Memuat kisah-kisah para nabi dan rasul terdahulu
c.       Memberi ketentraman jiwa, kebahagian, dan pengobat hati yang sedang gusar bagi mereka yang membacanya
d.      Mengangkat derajat umat islam, bagi mereka yang senantiasa mengamalkan ajarannya secara sungguh-sungguh
e.       Merupakan mukzizat dari allah swt

Hal ini, dapat di jelaskan dalam surat al maidah ayat 48
Dan kami Telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; Maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang Telah datang kepadamu. untuk tiap-tiap umat diantara kamu, kami berikan aturan dan jalan yang terang


Ditulis oleh: Rima, Desy dan Icha
     

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Taubat

Ass. Wr. WB.      Alhamdulillah hirobbil ala’min, as’solatu wassalamu ala rasulillah, waa’la alihi wassobihi ajmail ama ba’du.
Pertama-tama marilah kita panjatkn puji syukur kehadirat Allah Swt, sehingga berkat rahmat dan karunianya kita dapat berkumpul ditempat yang sederhaha ini, dan tak lupa pula kita haturkan salawat dan salam atas junjungan nabi besar kita, Muhammad Saw.
Bapak kepala skolah yang kami hormati, Bapak dan Ibu guru bersama staf SMP 2 Mataram yang kami hormati serta teman-temanku yang insyaallah dirahmati Allah Swt. Pada hari ini ijinkanlah kami perwakilan dari kelas 8D akan membawakan tausiyah yang berjudul TAUBAT.
Teman-teman saya akan bertanya tentang taubat,  apa sich sebenarnya taubat itu? < ada yang tau tidak?> ya, taubat yaitu  berasal Kata dari “Taubat” dalam bahasa Arab berarti “kembali”. Dengan  memohonkan ampunan kepada- Nya  dan rasa penyesalan. Dalam konteks Islam, Taubat adalah menjauhi apa yang Allah SWT larang kemudian kembali melakukan apa yang Allah SWT perintahkan.                                                                     Taubat adalah ibadah yang amat besar nilainya dan akan menghapus dosa-dosa kita, sebagai mana nabi saw, mengatakan: “Seseorang yang bertaubat seperti orang yang tanpa dosa”
Pengampunan atas dosa-dosa kita adalah bukan sesuatu yang datang dengan sendirinya, namun sesuatu yang harus dicari dengan kerendahan hati dan dengan kesadaran. Dan , kita harus ingat bahwa hanya atas rahmat Allah-lah manusia dapat masuki surga.
Nabi saw, menganjurkan:“Lakukan kebaikan secara ma’ruf, dan dengan tulus tidak terpaksa, dan bukan karena amal kita yang akan memasuki kita ke surga.”
Lantas sahabat bertanya,”Apakah ini berlaku pula bagimu wahai Rasulullah?”, Nabi menjawab.” ini berlaku pula kepadaku, kecuali Allah memberi ampunan-Nya kepadaku”
Oleh karenanya di dalam Islam, keselamatan itu bermuara kepada amal dan harapan terhadap ampunan Allah, keduanya terkombinasi kedalam cara dan gaya yang unik yang tidak akan ditemukan didalam sistem agama lain.< subhanallah>
Taubat seperti dijelaskan oleh Imam Ghazali dalam kitabnya "Ihya ulumuddin" adalah sebuah makna yang terdiri dari tiga unsur: ilmu, hal dan amal. Ilmu adalah unsur yang pertama, kemudian yang kedua hal, dan ketiga amal.
Akan tetapi, Masalah yang kita miliki sekarang ini adalah kita tidak lagi takut kepada Allah, yang artinya kita tidak lagi berfikir dua kali jika melanggar perintah Allah dan jatuh kedalam dosa. Pernyataan Ibnu Mas’ud ra, dapat dijadikan ilustrasi: “Orang beriman melihat dosanya seolah-olah dia sedang duduk dibawah gunung dimana ia takut gunung itu akan menibaninya, namun orang yang sombong menganggap dosanya seibarat seekor lalat yang terbang melewati hidungnya kemudian ia mengusirnya.
Apakah kita termasuk orang yang beriman atau orang-orang yang sombong??? Itu semua tergntung diri kita sendiri, yaitu bagaimana amal ibadah kita kepada Allah Swt.                                                                              Sebusuk apapun maksiat yang telah dilakukan, sebanyak apapun dosa yang telah diperbuat, bila manusia kembali kepada jalan Allah, maka Allah SWT akan menerima tobatnya. Bahkan terhadap orang yang kafir sekalipun, bila ia memeluk agama Islam, Allah akan mengampuni segala dosanya.                                                                 Pintu tobat senantiasa terbuka. Dan Allah SWT akan senantiasa menanti kedatangan hamba-Nya yang akan bertaubat. Namun demikian, tidak selamanya pintu tobat terbuka ada saatnya pintu tobat tertutup rapat.             Pintu tobat akan tertutup rapat pada dua keadaan; pertama, ketika nyawa manusia sudah berada di tenggorokan. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah Yang Mahamulia lagi Mahaagung menerima tobat seseorang sebelum nyawanya sampai di tenggorokan             Kedua, ketika matahari terbit dari tempat terbenamnya. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa bertobat sebelum matahari terbit dari barat, niscaya Allah menerima taubatnya." (HR Muslim)                Teman-teman marilah kita beristigfar kepada Allah, ATAS DOSA-DOSA YANG TELAH KITA PERBUAT :
Astagfirullah rabbal baroyab, astagfirullah minal hatoyab ( 5x)
Ya, allah kami adalah hambamu yang hina, hambamu yang bergelimpangan dosa
Ya, robbi sesungguhnya aku tidak kuat menahan siksaan api neraka,  maka ampunilah dosa-dosa kami, dosa kepada orang tua kami, kami buat mereka menderita ya Allah………  saat mereka masih hidup kami, caci dia ya, Allah…. Ampuni kami ya Allah
 Ya Allah, ampunilah  dosa terhadap guru-guru kami, dosa terhadap para saudara-saudara kami ya Allah
Ya, Allah..
Sesungguhnya kami telah menzalimi diri kami sendiri maka, ampunilah segala dosa-dosa kami.. amin(3x) ya robbal alamin

Teman-teman Selagi kita  hidup didunia, mari kita gunakan kesempatan ini untuk menyikapi adanya penutupan pintu taubat ini dengan cara:
1.      Pertama, bersegera melakukan taubat, yaitu taubat yang semurni-murninya yaitu, taubatan nasuha.
2.      Kedua, bersegera melakukan berbagai macam kebaikan sebelum datangnya masa yang menyebabkan kita sulit untuk melakukan kebaikan.
3.      Ketiga, berusaha meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Dengan takwa kita akan diberi kemampuan untuk membedakan yang benar dan salah.
Teman-teman mungkin hanya itu yang dapat kami sampaikan.
Sebelum kami  menutup tausyah ini, saya akan membawakan sebuah pantun nih…
            Kalau ada jarum yang patah
            Biarkanlah ia berjajar-jajar
            Kalau ada kata-kata kami yang yang salah
            Maklumlah kami baru belajar
Ya, teman-teman sesungguhnya kebenaran datangnya hanya dari Allah Swt dan kesalahan datangnya dari diri kami sendiri.
Was’salamua’llaikum Wr. Wb.

Oleh: Rima Widyasti

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS